Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

Mata

Mata itu menatap lurus ke depan
Menerobos jiwa-jiwa yang berlapis-lapis menyelubungi
Satu wajah yang mungkin sangat berarti
Namun mata itu masih terus menatap
Penuh makna

Apa yang ingin dikatakannya?
Apa yang ingin disampaikan oleh mata itu?
Tersiratkan disaat pandangan itu bertemu
Sepasang mata yang ditatapnya tak sengaja melihat
Dua kilatan petir bertabrakan hingga menghasilkan satu getaran

Sesaat memang,
Namun memberi efek yang dapat membolak-balikan dunia
Getaran itu terus berlangsung lama-kelamaan
Memberi goncangan
Gemuruh mempercepat detakan jantung yang dirasakan

Seumpama elektron bertemu proton
Seolah dunia ikut bergetar bersama
Ada cinta
Ada rasa
Antara dua insan
Tak terkata di bibir
Namun mata berbicara


Kamis, 25 April 2013

Tanpa Makna

Tak tau apa yang sebenarnya telah terjadi
Pusing kepala memikirkannya
Dia berikan harapan hampa

Jiwa merana karenanya
Dia buat sesak di jiwa semakin terasa
Hancurkan segalanya
Tanpa makna
Tanpa arti
Tanpa rasa

Torehkan luka yang mendalam
Menusuk ke dalam daging
Melaju di aliran darah
Menyebarkan virus-virus menghancurkan anti bodi
Seperti virus flu yang tanpa henti terus-menerus 
menyerang dengan lebih dari seribu jenis

Dia buat buliran air mata
Jatuh ke lautan udara
Merusak keegoisan jiwanya
Menambah perihnya luka
Kemudian menembus hingga tulang iga

Dia buatku marah, kecewa, merana
Tanpa belas kasih dia taburkan spora
Menjadikan hati berjamur
Digerogoti belatung
Membuat segalanya busuk seperti hatinya


Minggu, 03 Februari 2013

Jika

Jika,
Jika aku adalah angin
Kan ku bisikkan kata cinta alunan indah suara hati
Tersimpan rapat dalam kelunya lidah tuk mengungkap
Menguntai bagai melodi senandung pengantar tidur
Dalam lelap mu ku selimuti erat
Menyejukkan hari mu yang merasakan

Jika,
Jika aku adalah air
Kan ku sirami kegersangan jiwa 
Menghilangkan hausnya dahaga
Membasahi dengan luapan kasih sayang tak terkira

Jika,
Jika aku adalah tanah
Kan ku tumbuhkan benih cinta kita
Tumbuh tinggi berbunga berbuah
Menguatkan akar pondasi kebahagiaan

Jika,
Jika aku diberikan pilihan
Kan ku pilih dirimu untuk ku selamanya
Hanya kau, aku, kita, satu
Tanpa luka, Cinta




Kamis, 26 April 2012

Ketika Aku Mendapatkanmu

Bagaikan waktu yang jatuh di suatu tempat meninggalkan jam
Seolah cahaya dipisahkan dari pagi
Bagaikan seseorang menjauhkan melodi dari lagu dan syair
Seperti itulah aku yang tak lengkap tanpa dirimu

Ketika aku mendapatkanmu
Tidak tertahan dan tak ada pencarian
Ketika aku mendapatkanmu

Jika malam terasa kosong
Aku akan mengisinya dengan mimpi, bulan, dan bintang-bintang
Akan ku penuhi setiap keinginanmu
Tanpa kau mengatakannya
Aku yang merasa tak lengkap menjadi lengkap saat bersamamu
Aku tak tau kapan kesepakatan ini diselesaikan
Kau adalah hati dan aku adalah harapan
Jika kisah ini tak lengkap, lengkapi bersama

Jika kau tersesat
Kuberikan seluruh hidupku tuk tunjukimu
Jika kehidupanmu telah tertidur
Akan ku berikan semua mimpiku untuk matamu
Bahkan jika kau miliki hanya setengah hati
Akan ku penuhi dengan banyak hasrat
Jika kau tak percaya
Datang dan ujilah aku

Ketika aku mendapatkanmu
Tidak tertahan dan tak ada pencarian
Ketika aku mendapatkanmu


Jumat, 13 April 2012

Bernyanyi Bersama

Kau memegang tanganku beberapa tahun yang lalu
Sejak saat itu kau ada di sisiku
Selalu
Ketika aku tak tau kemana harus melangkah
Kau menunjukkan ku jalan untuk ku tempuh
Siapa yang tau kemana masa depan akan membawa?
Kita tak pernah tau..

Tak ada yang menyangka kita masih bersama
Mereka berkata kita akan jatuh
Berpisah
Tak peduli halangan menghadang
Tetap kita bertahan di setiap keadaan
Tuk buktikan mereka salah
Karena kita tetap bersama
Bernyanyi bersama

Disaat aku berbading di sampingmu
Ku lihat jauh ke dalam matamu
Aku tau tanpamu dalam hidupku
Aku tak akan mampu bertahan

Mereka semua berkata kita tak akan mampu bertahan
Namun tetap kita buktikan
Kita tetap bersama
Bernyanyi bersama


Senin, 09 April 2012

Cinta

Bersama cinta aku di sisimu
Dengan cinta aku mengamatimu
Berkat cinta aku memilihmu
Demi cinta aku mencintaimu

                Di dalam cinta aku hidup
                Di antara cinta aku berdiri
                Di depan cinta aku berharap
                Dari cinta aku bernapas

Ku lihat cinta di sekitarnya
Ku dengar cinta disetiap ucapannya
Ku maknai cinta di dalam tatapannya
Ku temui cinta saat bersamanya

                Bersama cinta aku hidup
                Dengan cinta aku bersemi
                Berkat cinta aku berjuang
                Dan demi cinta aku mati,
                Nanti..

Selasa, 03 April 2012

Bosan

Bosan..
Orang-orang berlalu lalang di hadapanku
Seolah robot yang dikendalikan untuk satu tujuan
Suatu tempat yang fana
Mencari sesuatu yang tak pernah pasti

Bosan..
Semua berjalan tanpa menoleh
Memperhatikan sekitar pun tak dilakukan
Tak pernah tau
Diantara keramaiaan
Ku sendiri

Bosan..
Entah kata apa lagi yang bisa
Teroles oleh sebatang kayu
Bergerak
Menari membentuk rangkaian kata yang tak pernah terucap
Tak dapat dimengerti

Bosan..
Aku benar-benar bosan
Enyahlah kau
Bosan..

Senin, 02 April 2012

Topeng

Dia memakai topeng rajutan sutra
Menerawang wajah seperti aslinya
Sebenarnya itu tak lebih dari rajutan wol kusut
Tuk menutupi diri dari dinginnya sang malam

Aku terlalu menginginkan harapan
Yang turun bagaikan embun
Bukan embun yang kudapati untuk menyegarkan
Melainkan debu berjelaga ditiupkan
Hitam dan pekat
Tuk melihat nyatanya

Benci dia
Benci sifatnya
Jangan cerita lagi
Jangan fitnah lagi
Tak ada hati
Dia yang berparas dewi
Namun menyakiti

Jangan torehkan beling-beling kaca
Diantara persahabatan dan kecewa

Jumat, 30 Maret 2012

Penantian Jiwa

Penantian tak kunjung berakhir
menanti dengan penuh harap
menengadah menantang langit
menembus hingga menerobos awan-awan
tak henti-hentinya melayang tuk hindari kilat

Penantian ini kapankah akan ada hujung?
mengharap Kesatria penunggang kuda
selamatkan jasad Lady
menanti
di puncak menara suram
tinggi
tanpa memberi kesempatan makhluk lain menyentuhnya

Air mata darah tak tergambarkan duka nestapanya
aarrrggghh..!!
berteriak sekuat-kuatnya
menggema ke seluruh jagad raya
dipantulkan kembali oleh langit dan bumi

Menanti, menanti, dan menanti
Kesatria itu kan datang menghampiri
menghibur Lady
mananti, menunggu tuk
buat ku tersenyum..

Kamis, 29 Maret 2012

Luka

Luka, tidak selalu berdarah
tapi selalu menyiksa
sedihkan dirasa jua
tak tertahankan
terkadang air mata menjelaskan semua
biar bibir bicara tak sejujurnya

Luka, membakar segalanya
merah menyala di dalam raga
indah tak kan pernah dirasa
tergantikan duka nestapa

Ratapan diri menyayat asa
terdengar hanya sayup-sayup desahan jiwa
walau kucoba siraminya dengan bunga
tetap hatiku tak bisa padam kobarannya

Kubutuh dia tenangkan lara
tapi kemana harus kucari?
dunia ini tak bertepi
Kubutuh dia dinginkan luka
kemana arah hendak kutuju?
yang tertinggal hanya hati yang terlanjur beku.